Di tengah pesatnya perkembangan dunia usaha di Indonesia, khususnya di bidang kesehatan dan herbal, muncul satu nama yang telah memberikan dampak signifikan di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan dan sekitarnya. Nama itu adalah Nanik Purba, seorang pengusaha tangguh yang membangun Purba Herbal dari nol hingga mampu dikenal baik di Sumatera Utara maupun luar daerah. Berikut kisah inspiratif mengenai perjalanan Nanik Purba dan Purba Herbal, dari awal berdiri hingga menjadi salah satu pelaku usaha herbal yang diperhitungkan.
Nanik Purba, seorang perempuan kelahiran Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, sejak muda dikenal mandiri dan pekerja keras. Pendidikan formal di bidang farmasi menjadi bekal utama Nanik untuk mengenal berbagai tanaman berkhasiat di seputar kampung halamannya. Awal mula perjalanan bisnis Nanik bermula dari kebiasaannya membantu keluarga menanam rempah-rempah dan tanaman herbal di tanah keluarga. Ia sadar, kekayaan alam Sumatera Utara sangat melimpah dan belum tergali secara optimal.
Pada tahun 2010, Nanik memutuskan untuk mendirikan usaha kecil-kecilan yang diberi nama Purba Herbal. Bermodalkan pengalaman, kepercayaan diri, dan keberanian, ia mulai memproduksi ramuan herbal tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan. Semuanya bermula dari rumah sendiri, dengan bantuan beberapa anggota keluarga yang setia membantunya.
Produk-produk awal Purba Herbal antara lain minyak urut herbal, jamu kunyit asam, ramuan tolak angin, serta minuman kesehatan berbahan dasar jahe merah dan temulawak. Semua dilakukan secara manual, dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan akhir.
Perjalanan bisnis Purba Herbal tentu tidak mulus. Nanik kerap mengalami kendala modal, pemasaran, hingga kepercayaan masyarakat. Pada awalnya, banyak konsumen yang ragu dan bahkan menganggap ramuan herbal tidak lebih baik dari produk modern.
Namun, tekad dan keyakinan kuat membuat Nanik tidak mudah menyerah. Ia mulai melakukan inovasi dengan mengikuti pelatihan bisnis UMKM dari Dinas Kesehatan, memperbaiki pengemasan produk, dan memperketat kontrol kualitas.
Salah satu kunci kebangkitan Purba Herbal adalah kemampuan Nanik memanfaatkan teknologi dan membangun jaringan. Ia mulai mengikuti bazar-bazar UMKM, bekerjasama dengan apotek lokal, dan memanfaatkan media sosial seperti Facebook serta Instagram untuk promosi produk.
Tidak berhenti di situ, Nanik juga menggandeng komunitas emak-emak melalui arisan dan pengajian, memperkenalkan produk secara door to door. Oleh sebab itu, reputasi Purba Herbal semakin dipercaya dan pelanggan loyal pun terbentuk.
Dalam upaya meningkatkan daya saing, Nanik terus mengembangkan inovasi produk. Tidak hanya jamu dan minyak urut, Purba Herbal kini memproduksi sabun herbal, teh herbal dari daun sirsak, hingga kapsul ekstrak temulawak. Untuk menjaga legalitas dan mutu, Nanik berupaya mengurus izin edar Dinkes dan sertifikasi halal dari MUI untuk produknya.
Saat ini, Purba Herbal telah memperoleh nomor P-IRT dan sertifikat halal untuk beberapa produknya. Hal ini menambah kepercayaan konsumen, termasuk grosir yang berasal dari luar Sumatera Utara.
Kesuksesan Purba Herbal tidak hanya dinikmati oleh Nanik dan keluarga saja. Kini, lebih dari 25 warga setempat telah mendapatkan lapangan pekerjaan melalui usaha ini—dari tenaga produksi, pemasaran, hingga logistik.
Selain itu, Nanik juga aktif membimbing petani lokal agar menghasilkan bahan baku berkualitas. Dengan adanya kemitraan ini, para petani pun merasakan manfaat ekonomi dari meningkatnya permintaan bahan baku herbal lokal.
Berkat kerja kerasnya, Nanik Purba sering diundang menjadi narasumber seminar kewirausahaan dan UMKM. Pada tahun 2019, Purba Herbal mendapat penghargaan Pengusaha Kreatif Daerah dari Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara. Tak hanya itu, beberapa produknya juga terpilih sebagai produk unggulan dalam ajang Pameran Produk Herbal Sumatera Utara tahun 2022.
Nanik berharap, Purba Herbal akan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya. Ia berencana membuka toko cabang di kota-kota besar seperti Medan, Siantar, dan Tebing Tinggi agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat produk herbal lokal berkualitas. Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan generasi muda yang antusias pada bisnis kesehatan alami akan semakin memperkuat eksistensi Purba Herbal di pangsa pasar nasional maupun internasional.
Kisah perjalanan Nanik Purba bersama Purba Herbal membuktikan bahwa ketekunan, inovasi, dan kepedulian sosial adalah kunci sukses bisnis berbasis kearifan lokal. Dari lahan kecil di pedesaan Sumatera Utara, Purba Herbal kini tumbuh menjadi pionir usaha herbal yang bukan saja mengangkat ekonomi keluarga, tetapi juga masyarakat sekitarnya. Semoga kisah ini dapat memotivasi banyak orang untuk terus berusaha dan berkontribusi positif bagi negeri.